Tampilkan postingan dengan label akutansi perusahaan manufaktur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akutansi perusahaan manufaktur. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 November 2012

Biaya Produksi Langsung

Biaya Produksi Langsung

Biaya Produksi Langsung adalah biaya produksi yang dapat secaara langsung diperhitungkan sebagai harga pokok produk, atau dapat langsung dibebankan kepada produk.

Biaya produksi langsung terdiri atas :
1. Biaya bahan langsung yaitu semua bahan yang membentuk suatu kesatuan yang tidak terpisahkan dari produk.
contoh : papan kayu dalam pembuatan meja, plat baja dalam pembuatan mobil, dll.
2. Biaya tenaga kerja langsung yaitu upah karyawan yang secara fisik berhubungan langsung dengan pembuatan produk.
contoh : upah tukang dalam pembuatan meja, upah perakit pada perusahaan karasori, dll.

Biaya Produksi Tidak Langsung

Biaya produksi tidak langsung disebut juga Biaya Overhead Pabrik (BOP) -> biaya-biaya yang diperlukan dalam pembuatan produk selain biaya bahan langsung dan biaya tenaga kerja langsung.

Termasuk dalam biaya produksi tidak langsung antara lain :
1. Bahan penolong adalah bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan produk penggunaannya relatif kecil atau terlalu sulit untuk diperhitungkan sebagai bahan langsung.
contoh : lem perekat, paku, plitur pada perusahaan mebel.
2. Tenaga kerja tidak langsung adalah gaji dan upah tenaga kerja yang secara fisik tidak berhubungan langsung dengan pembuatan produk, misalnya gaji mandor / pengawas karyawan bagian produksi.
3. Biaya produksi tidak langsung lainnya, misalnya biaya penerangan pabrik, biaya pembangkit istrik, dll.

Akuntansi dalam Perusahaan Manufaktur

Akuntansi dalam perusahaan manufaktur terdiri atas :

1. Akuntans Biaya, kegiatannya meliputi pencatatan, pengikhtisaran, dan pelaporan transaksi-transaksi yang menyangkut biaya pembuatan produk.
Tujuan akuntansi biaya adalah menyediakan laporan biaya produksi untuk memenuhi kepentingan manajemen, antara lain : informasi mengenai harga pokok yang dihasilkan.

2. Akuntansi Keuangan, kegiatannya meliputi penn, dan pecatatan, pengikhtisaran, dan pelaporan transaksi-transaksi yang menyangkut perubahan aktiva, kewajiban dan ekuitas perusahaan.
Tujuan akuntansi keuangan adalah menyediakan laporan keuangan untuk memenuhi kepentingan manajemen dan pihak ekstern.