Tampilkan postingan dengan label Bhs. Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bhs. Indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 November 2012

Unsur Intrinsik Puisi



Unsur Intrinsik Puisi :

    1) Tema : apa inti persoalan yang terkandung dalam puisi.
    2) Rasa dan nada : bagaimana perasaan penyair terhadap objek atau persoalan yang dikemukakan dan terhadap masyarakat / pembaca.
    3) Pesan / amanat : apa nasehat yang hendak disampaikan kepada pembaca termasuk nilai-nilai apa yang hendak ditanamkan kepada pembaca.

Puisi


Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terkait oleh rima, ritma/irama, mantra, serta penyusunan larik/baris dan bait.

Macam-macam Puisi :
      a. Puisi Lama
     Bentuk-bentuk puisi lama :
a)     Mantra ->  ucapan-ucapan berirama/berima yang dianggap memiliki kekuatan gaib untuk mewujudkan berbagai keinginan /harapan.
b)     Pantun
c)     Karmina -> seperti pantun tetapi pendek, tiap bait hanya berisi 2 baris
d)     Seloka -> pantun yang salah satu lampiran diulang pada bait berikutnya
e)     Gurindam
f)       Syair -> puisi yang bersumber dari arab
g)     Tlibun -> pantun yang tiap bait terdiri dari 6, 8, ataupun 10 baris.
      b. Puisi Baru
     Bentuknya lebih bebas daripada puisi lama.

Prosa


Prosa ialah karangan bebas yang tidak terkait oleh kaidah yang terdapat dalam puisi seperti rima, ritma, jumlah baris, dsb.

Macam-macam Prosa :
     a.  Prosa Fiksi -> prosa yang berisi rekaan sebagai hasil imajinasi pengarang . Cntoh : dongeng, roman, novel.
     b. Prosa Nonfiksi -> prosa yang berisi fakta atau pendapat logis sebagai hasil kajian atau pengamatan terhadap suatu objek.
     c. Prosa Lama -> isinya khayal. Anonim (tanpa pengarang), milik bersama, istanasentris.   
     d. Prosa Baru -> masyarakat sentris, ada pengarangnya, mencerminkan pribadi pengarang, tertulis, dinamis sesuai dengan perkembangan masyarakat.