Tampilkan postingan dengan label Buku Besar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Besar. Tampilkan semua postingan
Minggu, 04 November 2012
Sumber Pencatatan Buku Besar
Sumber pencatatan dalam buku besar pembantu adalah bukti-bukti transaksi yang mengakibatkan perubahan baik terhadap hutang maupun piutang perusahaan. Misalnya faktur pembelian, faktur penjualan, bukti pengeluaran kas, bukti penerimaan kas dan nota debet / kredit.
Buku Besar Pembantu
Buku Besar Pembantu (subsiary ledger) adalah perluasan dari buku besar umum (general ledger). Catatan dalam buku besar pembantu merupakan rincian dari salah satu akun buku besar umum.
Buku besar pembantu meliputi :
a. Buku besar pembantu hutang (accounts payable subsidiary ledger) adalah buku besar sebagai tempat mencatat perubahan hutang kepada kreditor secara individual sehingga merupakan rincian dari akun hutang dagang dalam buku besar umum.
b. Buku besar pembantu piutang (accounts receivable subsidiary ledger) adalah buku besar sebagai tempat mencatat perubahan piutang ( tagihan ) kepada debitor secara individual sehingga merupakan rincian dari akun piutang dagang dalam buku besar umum.
Sabtu, 03 November 2012
Buku Besar empat kolom
Buku
Besar bentuk 4 kolom.
Tgl.
|
Keterangan
|
Ref
|
DEBET
|
KREDIT
|
SALDO
|
|
DEBET
|
KREDIT
|
|||||
Pengisian akun bentuk empat kolom tidak berbeda dengan akun tiga kolom,
setiap terjadi pencatatan dalam suatu akun harus diikuti dengan pencatatan
saldo. Perbedaan terletak pada penampilan saldo. Dalam penggunaan akun bentuk
empat kolom saldo suatu akun lebih jelas ditampilkan, artinya akan tampak
apakah saldo debet atau saldo kredit. Walaupun dalam akuntansi sebenarnya saldo
normal setiap akun sudah dapat dipastikan
Buku Besar tiga kolom
Buku
Besar bentuk 3 kolom.
Tgl.
|
Keterangan
|
Ref
|
DEBET
|
KREDIT
|
SALDO
|
Cara
pengisian akun bentuk tiga kolom pada dasarnya tidak berbeda dengan pengisian
akun bentuk dua kolom. Dalam akun bentuk tiga kolom setiap terjadi pencatatan
baik di kolom debet maupun di kolom kredit, harus diikuti dengan pencatatan
saldo. Saldo tiap akun setiap saat dapat diketahui tanpa harus menghitung lebih
dulu jumlah sisi debet dan sisi kredit.
Buku besar dua kolom
Bentuk dua kolom
disebut juga bentuk T (T Form), karena menyerpai huruf T.
Contoh :
Tgl.
|
Keterangan
|
Ref
|
DEBET
|
Tgl.
|
Keterangan
|
Ref
|
KREDIT
|
Keterangan :
·
Kolom
tanggal diisi dengan tanggal terjadi transaksi / tanggal pemindah bukukan
(posting).
·
Kolom
referens (Ref) diisi dengan nama dan nomor halaman buku dari mana data yang
bersangkutan dipindahkan.
·
Kolom
Debet dan Kredit diisi dengan jumlah yang harus didebetkan dan jumlah yang
harus dikreditkan.
